Minggu, 25 Maret 2012

Remaja

Arti Remaja
Menurut psikologi, remaja adalah suatu periode transisi dari masa awal anak anak hingga masa awal dewasa, yang dimasuki pada usia kira kira 10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun.
Remaja juga berasal dari kata latin "adolensence" yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik (Hurlock, 1992).
Masa remaja berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun bagi pria. Sedangkan menurut Zakiah Darajat (1990: 23) remaja adalah: Masa peralihan di antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dalam masa ini anak mengalami masa pertumbuhan dan masa perkembangan fisiknya maupun perkembangan psikisnya. Mereka bukanlah anak-anak baik bentuk badan ataupun cara berfikir atau bertindak, tetapi bukan pula orang dewasa yang telah matang. Hal senada diungkapkan oleh Santrock (2003: 26) bahwa remaja (adolescene) diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosial-emosional.

Rentang waktu usia remaja ini biasanya dibedakan atas tiga, yaitu :
  1. Masa Remaja Awal, 12-15 Tahun
  2. Masa Remaja Pertengahan, 15-18 Tahun
  3. Masa Remaja Akhir, 18-21 Tahun
Perubahan yang paling dirasakan oleh remaja pertama kali adalah perubahan fisik. Terjadi pubertas yaitu proses perubahan yang bertahap dalam internal dan eksternal tubuh anak-anak menjadi dewasa. Perubahan hormon termasuk hormon seksual membuat remaja menjadi tidak nyaman dengan dirinya dan juga sekaligus jadi sering terlalu fokus pada kondisi fisiknya. Misalnya : remaja jadi sering berkaca hanya untuk melihat jerawat atau poninya, jadi terlalu resah dengan bentuk tubuhnya, dan sebagainya.

Secara umum perubahan-perubahan fisik remaja sebagai berikut : 

Perempuan

    * Pertumbuhan payudara (3 - 8 tahun)
    * Pertumbuhan rambut pubis/kemaluan (8 -14 tahun)
    * Pertumbuhan badan (9,5 - 14,5 tahun)
    * Menarche/menstruasi (10 – 16 tahun, kadang 7 thn)
    * Pertumbuhan bulu ketiak (2 tahun setelah rambut pubis)
    * Kelenjar menghasilkan minyak dan keringat (sama dengan tumbuhnya bulu ketiak) 

Laki-laki

    * Pertumbuhan testis (10 – 13,5 tahun)
    * Pertumbuhan rambut pubis/kemaluan (10 – 15 tahun)
    * Pembesaran badan (10,5 – 16 tahun)
    * Pembesaran penis (11 – 14,5 tahun)
    * Perubahan suara karena pertumbuhan pita suara (Sama dengan pembesaran penis)
    * Tumbuhnya rambut di wajah dan ketiak (2 tahun setelah rambut pubis)
    * Kelenjar menghasilkan minyak dan keringat (Sama dengan tumbuhnya bulu ketiak)

Perubahan fisik usia puber akan disertai dengan perubahan psikologis dimunculkan oleh sekresi hormon seks. Pada remaja putra maupun remaja putri, hormon-hormon ini merangsang minat seksual. Meningkatnya kadar hormon jantan (testosteron) akan membuat remaja pria lebih agresif dan bersemangat untuk mencoba hal-hal yang baru. Pertambahan hormon dari kelenjar adrenalin juga akan membuat remaja cenderung membangkang dan memiliki sifat memberontak.
             
Perubahan kejiwaan remaja meliputi :

1. Perubahan Emosi, sehingga remaja menjadi: sensitif, agresif dan mudah bereaksi terhadap lingkungan.
   
2. Perkembangan intelegensi, sehingga remaja menjadi: mampu berpikir abstrak, senang mengkritik; ingin mengetahui hal-hal baru, sehingga muncul perilaku ingin coba-coba.
     

Sumber : 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar